Total Tayangan Laman

Minggu, 30 Oktober 2011

Yenny-Balonku



Side A :
Balonku D o w n l o a d
Naik Delman D o w n l o a d
Mariam Tomong D o w n l o a d
Si Kancil D o w n l o a d
Kebunku D o w n l o a d
Naik Naik Ke Puncak Gunung D o w n l o a d
Naik Kereta Api D o w n l o a d
Bintang Ketjil D o w n l o a d
Bukannja Tjongkak D o w n l o a d

Side B :
Pelangi D o w n l o a d
Nina Bobo D o w n l o a d
Sepeda Baru D o w n l o a d
Burung Kakatua D o w n l o a d
Amelia D o w n l o a d
Kuku Kuku Rujuk D o w n l o a d
Desaku Jang Permai D o w n l o a d
Naik Betjak D o w n l o a d
Tik Tik Bunji Hudjan D o w n l o a d

Cerita Dari Sanggar Cerita


SANGGAR CERITA – MISTERI PURI GAIB DOWNLOAD

SANGGAR CERITA – PUTERI DAN KECAPI AJAIB DOWNLOAD


ATENG CS & SUP YUSUP & LIZA TANZIL
OPERET ALIBABA DAN ALI KASIM-1 DOWNLOAD

OPERET ALIBABA DAN ALI KASIM-2
DOWNLOAD

Tasya-The Very Best Of Tasya



Pemandangan DOWNLOAD
Aku Anak Gembala DOWNLOAD
Aku Anak Indonesia DOWNLOAD
Ambilkan Bulan Bu ! DOWNLOAD
Barisan Musik DOWNLOAD
Bintang Kejora DOWNLOAD
Bis Kota DOWNLOAD
Di Stasiun Kereta Apiku DOWNLOAD
Gembira Berkumpul DOWNLOAD
Hujan Rintik Rintik DOWNLOAD
Kupu Kupu Kemana Engkau Terbang DOWNLOAD
Libur Telah Tiba DOWNLOAD
Naik Kelas DOWNLOAD
Paman Datang DOWNLOAD
Istana Pizza DOWNLOAD

Ira Maya-Putih Salju


Side A : Ira Maya – Putih Salju D o w n l o a d

Side B : Ira Maya – Putih Salju D o w n l o a d

Diana Papilaya-Tante Siapa



Tante Siapa ? D o w n l o a d
Bis Kota D o w n l o a d
Marah Marah D o w n l o a d
Bunga Di Taman D o w n l o a d
Musik Mulut D o w n l o a d
Doa Seorang Anak D o w n l o a d
Doa Seorang Ibu D o w n l o a d
Pembolos D o w n l o a d
Tukang Minyak D o w n l o a d
Musim Bunga D o w n l o a d
Masa Kecil D o w n l o a d
Djakarta Tempo Dulu D o w n l o a d

Facebook
Diana Papilaya 

Hadiah ulang tahun dari ibu kasur


Selamat Ulang Tahung D o w n l o a d
Main Lajangan D o w n l o a d
Bermain Tepuk Tangan D o w n l o a d
Bermain Ajunan D o w n l o a d
Sebelum Makan D o w n l o a d
Bebekku D o w n l o a d
Kuda Lumping D o w n l o a d
Adik Membatja D o w n l o a d
Hudjan D o w n l o a d
Dua Mata Saja D o w n l o a d
Bulan D o w n l o a d
Adik Berhias D o w n l o a d
Pamanku Datang D o w n l o a d
Angin Bertiup D o w n l o a d
Habis Sekolah D o w n l o a d
Rudy Abangku D o w n l o a d
Di Belakang Rumah D o w n l o a d
Pergi Berbelanja D o w n l o a d
Irdam Temanku D o w n l o a d
Kembali Ke Sekolah D o w n l o a d

Yenny-Lagu Anak


Harapan Nusa Bangsa D o w n l o a d
Kucingku Belang D o w n l o a d
Ada Botol Kosong D o w n l o a d
Naek Sapedah D o w n l o a d
Tetty Kadi – Titienku Sayang D o w n l o a d
Yenny – Titienku Sayang D o w n l o a d
1 + 1 = 2 D o w n l o a d
Do Re Mi D o w n l o a d
Gundul Pacul D o w n l o a d
Malu Malu D o w n l o a d
Selamat Berpisah D o w n l o a d
Ratapan Anak Tiri D o w n l o a d
Walang Kekek D o w n l o a d
Gelatikku D o w n l o a d
Anak Gembala D o w n l o a d
Kodok Ngorek D o w n l o a d
Rury Abangku D o w n l o a d
Indonesia Pusaka D o w n l o a d
Selamat Ulang Tahun D o w n l o a d
Pang Ketipang D o w n l o a d

Sanggar Sangrilla-Kisah Pinokio




PINOKIO SIDE A D o w n l o a d

PINOKIO SIDE B D o w n l o a d

Ira Maya Sopha-Kisah Cinderella

Cover diambil dari langgam.com

Anak-Anak Kehilangan Dongeng
Lagu-lagu cinderela yang dinyanyikan Ira Maya Sopha laris di pasaran. mencapai 200.000 buah. semula dipersiapkan untuk pertunjukan drama anak-anak.

KASET Cinderella melonjak mencapai, 200 ribu omzetnya. Ini produksi Irama Tara. Lagu-lagunya dikerjakan oleh Ny. Maria Tanzil, sedang penyanyinya Ira Maya Sopha. Kaset itu demikian kerasnya mempengaruhi pendengar anak-anak sehingga tak kurang dari 500-600 buah surat melayang ke rumah Ira setiap hari. "Di kamar belakang telah terkumpul 200 ribu pucuk surat," ujar Nyonya Maimunah Kartawinata, ibu Ira (jadi Ira ini bukan anak Maya Sopha) yang kewalahan tak bisa membalas surat-surat itu.

"Cinderella itu mulanya disiapkan bukan untuk kaset, tapi untuk pertunjukan," tutur Nyonya Tanzil. Ia mengaku terus terang, lagu-lagunya sebenarnya jiplakan lagu-lagu tua seperti Sipin Soda dan Lily Marline. "Tapi liriknya saya buat sendiri," ujar ibu dari dua anak itu. Ia menyatakan pula, yang mendorongnya membuat Cinderella tak lain kenyataan kurangnya hiburan anak-anak. Sementara ia sendiri memang punya hobi sandiwara.

"Ada yang mengatakan Cinderella merupakan operet," kata Nyonya Tanzil. "Bukan, itu bukan operet. Itu gabungan drama, tari dan lagu." Persiapan pertunjukan Cinderella di Senayan dahulu (di Balai Sidang, 8 Oktober 1978), memakan waktu 4 bulan – walaupun tanggal 1-2 Juli sebenarnya sudah juga dipentaskan. Setelah malam penampilan Oktober yang dimaksud untuk dana PMI itu, tiba-tiba saja Cinderella melonjak menyambar telinga banyak anak-anak. Seorang anak yang tidak pernah mau dikeloni bapaknya, tiba-tiba menurut setelah dipikat dengan kaset Cinderella. Banyak orang bilang, ini disebabkan anak-anak kita sudah kehilangan dongeng yang dapat memukau mereka. Jadi dongeng dan pahlawan model apapun lantas menarik. Sementara itu ada yang mengeluh, mengapa kok Cinderela? Bukan Bawang Merah Bawang Putih, Kleting Kuning atau cerita pribumi lainnya?

Tikus-Tikus

Kaset ini dibuka dengan lagu Kisah Cinderella yang mengantar isi cerita. Disusul 10 buah lagu yang diselingi percakapan. Di sana dikisahkan Upik Abu, alias Sinderella, yang hidup bersama ibu tiri dan kedua saudara tirinya. Ia selalu bertugas di dapur dan menerima perlakuan tak semena-mena dari penghuni rumah itu, sampai akhirnya ia menjadi permaisuri sang pangeran. Cerita bahagia ini dikunci dengan lagu Mohon Diri.

Semua lagu dinyanyikan dengan baik oleh Ira. Suaranya jernih, tekniknya memadai. Juga dialog diucapkannya dengan jelas dengan usaha untuk menjiwai, meskipun bukan seluruhnya seperti percakapan benar. Musik mempergunakan organ yang dimainkan oleh Aloysius. Peran-peran lain dibawakan oleh anggota Grup Sangrila -- terutama suara tikus tikus, teman Cinderella, yang paduan suaranya terdengar kompak dan membuat kaset ini akrab.

"Ada yang mengeritik pakaian show Cinderella katanya terlalu mahal. Ceritanya katanya khayalan belaka," kata Nyonya Tanzil menerangkan pertunjukan itu. Ia mengakui tak kurang dari 60 anak yang ikut bermain dengan 150 potong pakaian yang berharga Rp 1.250. 000 -- digarap oleh Nyonya Ricky Camdani. "Tapi semuanya dari satin murah," kata Nyonya Tanzil. "Lagipula kenapa sih kalau khayalan dipertanyakan ? Apa ada cerita dongeng yang bukan khayalan ?"

Ibu Sud, pencipta lagu anak-anak yang tersohor, menanggapi Cinderella dengan serius dari sudut yang lain. "Saya tidak melihat pertunjukannya. Saya dengar fantastik, bombastik," ujarnya. "Itu semua boleh saja, tetapi mbok jangan menjiplak lagu Barat untuk diindonesiakan." Ia menunjuk cerita pribumi seperti Joko Tingkir, Bawang Merah Bawang Putih, yang bias digarap. "Kenapa harus cerita Barat?"

Ibu itu juga menggelengkan kepalanya melihat kostum Cinderella lewat reklame TV. Ia mengerti. Ia menganggapnya cukup baik. "Sayangnya pikiran anak-anak kita bisa terbawa oleh pengaruh negatif. Saya khawatir anak-anak akan minta orangtuanya pakaian sebagus Cinderella."

Sumi

21 April 1955, di Gedung Kesenian Pasar Baru (sekarang bioskop City) Ibu Sud sendiri mengangkat kisah Sumi seperti yang dilakukan Nyonya Tanzil sekarang. Sumi menceritakan cinta seorang anak kepada ibunya yang hidup miskin di desa. Suatu kali ibunya sakit -- lalu bermimpi bertemu dengan peri yang menyuruhnya meminta Sumi pergi ke hutan mencari obat. Cerita yang juga berakhir dengan bahagia itu dimainkan oleh 30 anak.
Ceritanya dikarang Ibu Sud sendiri. Aransemen lagu oleh mendiang Sudjasmin, dibawakan oleh Orkes RRI pimpinan Henke Strake -- rasa seperti gending-gending Jawa. Kostum para penari terbuat dari batik. Untuk pertunjukan itu diperlukan latihan selama tiga setengah bulan.

Ira Maya Sopha sendiri penyanyi Cinderella, lahir di Jakarta 21 Maret 1968. Sudah menyanyi di 8 buah kaset. Hobinya balet dan tari serimpi. Untuk kaset Cinderella (direkam dalam 2 hari pada bulan Agustus) ia mendapat honor Rp 5 juta (sementara Nyonya Tanzil hanya Rp 500 ribu). Tetapi untuk pertunjukan di Senayan selama 2 malam yang menghasilkan Rp 26 juta (kotor), ibunya mengaku tidak dapat apa-apa, karena itu malam dana PMI. Biasanya sekali pertunjukan Ira dapat setengah juta. Humas PMI DKI sendiri menerangkan waktu itu dapat Rp 7,5 juta.

Nyonya Tanzil, yang merencanakan akan mementaskan kisah Pinokio (Barat lagi) Pebruari tahun depan, menyatakan mungkin tidak akan memakai Ira lagi. Kenapa ? "Saya akui suara Ira memang baik.
Anaknya cerdas. Tetapi tubuhnya terlalu tinggi untuk peran itu."

Sumber : Tempo Edisi. 40/IIIIIIII/02 - 8 Desember 1978 / (www.mellowtone.multiply.com)

DOWNLOAD CERITANYA

Cinderella Side A D o w n l o a d

Cinderella Side B D o w n l o a d

Ost Tarzan

TRACK LIST :

TWO WORLDS
YOULL’BE MY HEART
SON OF MAN
TRASHIN’S THE CAMP
STRANGERS LIKE ME
TWO WORLDS REPRISE
YOULL’BE MY HEART (PHIL COLLINS VERSION)
TWO WORLDS
A WONDEROUS PLACE
MOVES LIKE AN APE, LOOKS LIKE
THE GORILLAS
ONE FAMILY
TWO WORLDS FINALE
 
D O W N L O A D - ALBUM

Nakalnya Anak-Anak


JUDUL FILM                        : NAKALNYA ANAK-ANAK
SUTRADARA                       : SUSILO SWD
PRODUSER                          : HARTONO HENDRA, JERRY JERMIA SOFYAN
SKENARIO                           : IMAM TANTOWI
MUSIK                                  : A RIYANTO
PRODUKSI                           :  PT.  AKURAMA FILM
TAHUN PRODUKSI           : 1980
JENIS                                     : FILM ANAK-ANAK
 PEMAIN                              : RYAN HIDAYAT, IRA MAYA, DINA MARIANA, RIA IRAWAN, ZAINAL ABIDIN, KIKY RIZKI AMALIA, GINA ADRIANA SASTRANEGARA, TINO SIDIN

SINOPSIS :

Pak Surya (Zainal Abidin) adalah seorang duda yang memiliki lima orang anak yang nakal-nakal. Dina (Dina Mariana) anak paling tua dalam keluarga tersebut, duduk di bangku kelas 1 SMP, sedangkan adiknya Ira (Ira Maya Sopha) duduk di bangku kelas 6 SD. Ira masih memiliki 3 adik lagi yakni Ria (Ria Irawan), Dodo (Ryan Hidayat) dan Kiki (Kiki Rizki Amalia). Akibat kurang perhatian dari orang tuanya yang terlalu sibuk, kelima anak tersebut justru dipercayakan pada Tino (Tino Sidin) pembantu setia keluarga tersebut. Akibat kenakalan anak-anaknya, kerap kali mereka akan mendapatkan pukulan batang rotan di pantatnya.  Pak Surya sering sekali mendapatkan keluhan atau complain dari tetangganya akibat ulah anak-anaknya tersebut.
Akhirnya untuk ikut membantu mengawasi anak-anaknya, Pak Surya mencari seorang guru. Utari (Gina Adriana Sastranegara) adalah orang yang terpilih untuk menjadi gurunya. Kedatangan Utari di keluarga Surya mendapat sambutan yang luar biasa oleh kenakalan anak-anak. Begitu ia datang, Utari sudah menghadapi kenakalan anak-anak yang mengerjainya sebelum ayah mereka pulang. Utari diterima dengan baik oleh Pak Surya namun tidak demikian oleh anak-anak. Mereka merencanakan untuk membuat Utari hanya betah selama dua hari saja dirumah tersebut setelah sebelumnya ada 9 guru yang tidak berhasil meredam mereka dan menyerah. 

Ujian pertama Utari adalah menghadapi kenakalan anak-anak. Hari pertama Utari bekerja dimulai dengan olahraga pagi setelah sebelumnya dengan susah payah membangunkan anak-anak. Namun anak-anak yang tidak terbiasa bangun bagi menjadi malas berolahraga dan mulailah Ira dan lainnya membuat rencana. Mereka akan menurut jika Utari mampu mematahkan batubata yang mereka bawa. Anak-anak begitu yakin, Utari tidak akan mampu mematahkannya. Namun sayang, Utari mampu mematahkan tumpukan batu bata, sehingga mereka mau gak mau harus sportif untuk mengikuti perintah Utari.  Selepas Olah raga, ada saja ulah anak-anak untuk membuat Utari tidak betah. Didalangi oleh Ira, Dodo memasukan tikus putih ketika Utari mau mandi. Sontak Utari menjerit ketakutan. Tidak berhenti hingga disitu, esok harinya Anak-anak kembali membuat ulah dengan memasang perangkap agar Utari terjatuh ketika duduk di kursi waktu makan pagi.
Alih-alih Utari yang terkena perangkap anak-anak, justru ayah merekalah yang kena. Pak Surya terjatuh dan marah. Ia bersiap memukul kelima pantat anak-anaknya. Baru saja memukul pantat Dina dengan rotan, Utari melarang cara mendidik Pak Surya. Pak surya tersinggung atas ucapan Utari dan tidak mau melanjutkan makan. Namun Utari tidak hilang akal, ia mengirimkan makanan ke kamar Pak Surya.
Lambat laun perhatian dan kasih sayang Utari pada anak-anak membuat mereka sayang pada Utari, karena Utari seringkali membela anak-anak. Puncaknya Pak Surya marah dan memberhentikan Utari bekerja karena dianggap bersalah atas perlakuan anak-anak pak Surya pada anak ‘pacar Pak Surya ketika mereka datang kerumah. 

Utari kembali ke desa dan tidak mau menerima sepeser uangpun. Selepas kepergian Utari, anak-anak begitu kesepian dan serasa tidak hidup dalam rumah tersebut, terutama Kiky. Bahkan Kiki akhirnya jatuh sakit. Pak Surya berusaha menemui Utari untuk membujuknya kembali lagi, namun Utari sudah terlanjur tersinggung dan tidak mau kembali kerumah Pak Surya.  

Melihat keadaan Kiki membuat Dina, Ira, Ria dan Dodo berusaha mencari alamat Utari yang diberikan oleh Pak Tino. Mereka berhasil menemui Utari yang sudah bekerja di sekolah CIkole. Pada awalnya Utari menolak untuk kembali atas desakan anak-anak. Namun setelah di pertimbangkan akhirnya Utari mau menuruti kehendak anak-anak dan mau dibawa kembali kerumah Pak Surya. Akhirnya keluarga Surya kembali ceria .

Mp3:

Jumat, 28 Oktober 2011

Belinda-Bulan

Belinda pertama kali muncul di era 2000an dengan mengeluarkan album perdananya yang bertajuk:Kambing Pakai Payung.setelah mengeluarkan album kambing pakai payung ia pun kembali mengeluarkan album keduanya yang bertajuk:Bulan.

Mp3
Belinda-Bulan
Belinda-Cha Cha Cha

Video clip
Belinda-Bulan

Kamis, 27 Oktober 2011

Cikitha Meidy-Kuku Kuku

 



Chikita Meidy

Lagu Kuku-kuku merupakan hits dari Chikita Meidy. Dia pun pernah membawakan lagu Kampuang Nan Jauah Di Mato yang merupakan lagu dari daerah Sumatera Barat.

Kabar terbaru :
Di usia remaja Chikita sempat bermain sineron,Menjadi presenter Acara Musik Music Chic di Siaran anak SpaceToon dan kini telah mengeluarkan album remaja:Tergantung Kamu,dengan single andalannya:Tergantung Kamu.


Video Clip:
- Cikitha Meidy-Kuku Ku



Trio Kwek Kwek



Di era 90an siapa yang tidak asing lagi dengan Trio ini?
lagu-lagu trio ini dulu sangat populer di eranya..
hampir semua dulu lagu-lagunya menjadi top hits.




Personel :
Dhea Ananda (Nadia Budi Ananda)
Leony Vitria Hartanti
Affandy

Tahun Aktif : 1993-2001
Label : Ideal Record

Album :
Rame-Rame (1993) Hits: Rame Rame
Semua Oke (1994) Hits: Pak Pos,Semua Oke
Jangan Marah (1995) Hits: Jangan Marah,Sepatu Roda,Sapi Sapi Ku
Tanteku (1996) Hits: Tanteku,Jam 4 Sore,Malu,Tuh Kan
Tari Samba (1997) Hits:Tari Samba,Tari Kwek Kwek
Katanya (1998) Hits: Ssst Nenek Bilang Diam Itu Emas,Ulurkan Tanganmu
Kancil (2000) Hits: Kancil,Tersenyumlah,Anak Kambing Saya,Andhe Andhe Lumut

Bis Sekolah (2001) Hits: Reuni,Karabus,I'm Sorry




Untuk Mp3nya Trio Kwek Kwek
silahkan buka:
Trio Kwek Kwek On SoundCloud
dan untuk lagu lagu taman kanak-kanak by trio kwek kwek:
Seleksi Trio Kwek Kwek

Video:
Trio Kwek Kwek-Tari Kwek Kwek
Trio Kwek Kwek-Semua Oke
Trio Kwek Kwek-Tari Samba
Trio Kwek Kwek-Tanteku
Trio Kwek Kwek-Katanya
Trio Kwek Kwek-Bis Sekolah
Trio Kwek Kwek-Jangan Marah
Trio Kwek Kwek-Kuingat Masa Kecilku
Trio Kwek Kwek-Rame Rame
Trio Kwek Kwek-Soleram




Uthie-Doli Doli Dom

Cring crong
cring crong
doli doli
doli dom.

Cring crong
cring crong
doli doli
doli dom.

Senang senang senang(Ola lalala)
senang tak terkira(aha aha)
pergi sama mama(Da da da da)
juga sama papa(aloha aloha)

Tanganku dipegang(Ola lalala)
bergandengan tangan(Aha aha)
hatiku gembira(Da da da da)
dan bersuka ria.

Reff:
habis bulan papa gajian
kita jalan-jalan
mama belikan aku boneka
yang suka kincrong kincrong
kincrong kincrong kincrong
kincrong kincrong kincrong

Dudu du du du ola la la
dada da da da aha aha
la la la la la la
li li li li li li
ra ra ra ram ram ram.

Selasa, 18 Oktober 2011

Leony Vh-Lie Lie An Taw Taw

Leony Vitria Hartanti bukan cuma eksis dengan trio kwek kweknya ia juga pernah mengeluarkan album solo anak-anak yang Bertitle:Lie Lie An Taw Taw,ingin dengar lagunya Seperti Apa,penasaran?coba Buka Link ini:
Leony Vitria Hartanti-Lie Lie An Taw Taw

Kita Kita-Sahabatku Bintang

Sahabatku Bintang - Kita-Kita

Sahabatku bintang, terang cemerlang,
bertebaran di angkasa.
Sahabatku bulan terangi malam,
sang purnama mulai tiba.

Temani aku dalam lelap tidurku.
Temani aku dalam mimpi indahku.
Menari-nari di alam semesta.

Sahabatku alam terima kasih,
Esok kujelang bersamamu.

Sahabatku bintang, terang cemerlang,
bertebaran di angkasa.
Sahabatku bulan terangi malam,
sang purnama mulai tiba.

Temani aku dalam lelap tidurku.
Temani aku dalam mimpi indahku.
Menari-nari di alam semesta.

Sahabatku alam terima kasih,
Esok kujelang bersamamu.


Mp3:
Kita Kita-Sahabatku Bintang

Natasha Chairani-Bunda



Natasha Chairani (lahir di Jakarta, 13 Januari 1992; umur 18 tahun) adalah penyanyi Indonesia.

Natasha pertama kali mengeluarkan album berjudul Natasha saat dirinya masih berusia 9 tahun. Putri pasangan Chairul Rivai dan Rianti Shelavia ini sempat kurus di BSS (Bina Seni Suara) asuhan Elfa Secioria namun akhirnya menikuti kursus privat dengan Elfa untuk mematangkan vokalnya.

Wikipedia : Natasha Chairani

Bunda - Natasha

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Kupandangi seragam berdiri
Kecil bersih belum ternoda

Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Kata mereka diriku s'lalu dimanja
Kata mereka diriku s'lalu ditimang

Nada-nada yang indah
S'lalu terurai darimu
Tangisan nakal bibirku
Tak 'kan jadi deritamu

Tangan halus dan suci
T'lah menangkap tubuh ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan

Kata mereka diriku s'lalu dimanja
Kata mereka diriku s'lalu ditimang

Oh Bunda ada dan tiada
Dirimu 'kan selalu ada di dalam hatiku

Pikirku pun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku

Kata mereka diriku s'lalu dimanja
Kata mereka diriku s'lalu ditimang

Oh Bunda ada dan tiada
Dirimu 'kan selalu ada di dalam hatiku...
 
 
Mp3 Album Bunda:

Kamis, 13 Oktober 2011

Susan Dan Ria Enes-Suzan Main Mainan


Aku tahu (tahu-tahu)
Kamu Suzan (iya-ya)
Yang nyanyi si kodok (yes)
Yang nyanyi sekolah (yes)
Yang punya cita-cita (i yes).

Ini bapaknya
Ini ibunya
Ya cuma main-mainan.

Ini rumahnya
Ini mobilnya
Ya cuma main-mainan.

Ini anaknya
Ini duitnya
Ya cuma duit-duitan
Ini semuanya hanya mainan.

Ini kapalnya ini helinya
Ya cuma main-mainan.

Ini pulaunya ini gunungnya
Ya cuma main-mainan.

Ini pestanya ini kadonya
Ya cuma main-mainan
Ini semuanya bohong-bohongan.

Yok kita dolanan yok
Yok main-mainan yok
Aku jadi bapak-e
Lha aku embok-e.

Aku tahu (tahu-tahu)
Kamu Suzan (memang-memang)
Yang nyanyi si kodok (yes)
Yang nyanyi sekolah (yes)
Yang punya cita-cita (i yes).

Ini bapaknya ini ibunya
Ya cuma main-mainan.

Ini rumahnya ini mobilnya
Ya cuma main-mainan.

Ini anaknya ini duitnya
Ya cuma duit-duitan
Ini semuanya hanya mainan.

Ini kapalnya ini helinya
Ya cuma main-mainan.

Ini pulaunya ini gunungnya
Ya cuma main-mainan.

Ini pestanya ini kadonya
Ya cuma main-mainan
ini semuanya bohong-bohongan.

Yok kita dolanan yok dolanan
Yok main-mainan yok mainan
Aku jadi wayangnya wayangnya
Lha aku dalangnya.

Aku tahu (tahu-tahu)
Kamu Suzan (iya-ya)
Yang nyanyi si kodok (yes)
Yang nyanyi sekolah (yes)
Yang punya cita-cita (i yes)

Yok kita dolanan yok dolanan
Yok main-mainan yok mainan
Aku jadi bapak-e lha aku embok-e.

Yok kita dolanan yok dolanan
Yok main-mainan yok mainan
Aku jadi bapak-e lha aku embok-e.

Suzan Dan Ria Enes-Susan Punya Cita Cita

 Sumber:Kemuning.yolasite.com

Susan Dan Ria Enes-Main Musik
Susan Dan Ria Enes-Kutik Kutik

Senin, 10 Oktober 2011

Christina Onasis-Telepon

Ring dering dering Telpon bordering
Bunyi nyaring Membuat sakit Di kuping
Diangkat tak suara Membuat aku marah
Telpon kok tak mau bicara.

Lo hallo hallo
Siapa yang disana
Lo hallo hallo
Kok kamu diam saja.

Ring dering dering Telpon bordering
Bunyi nyaring Membuat sakit Di kuping
Diangkat tak suara Membuat aku marah
Telpon kok tak mau bicara.

Lo hallo hallo
Siapa yang disana
Lo hallo hallo
Kok kamu diam saja.

Reff:
Hei hei hei
Jangan main telpon
Bicaralah bila kamu mau bicara

Hei hei hei
Jangan main telpon
Kalau cuma untuk Gangguin orang saja.

Hei hei hei
Jangan main telpon
Telepon itu bukan tuk mainan

Hei hei hei
Jangan main telpon
Apalagi kalau di telepon umum.


Ring dering dering Telpon bordering
Bunyi nyaring Membuat sakit Di kuping
Diangkat tak suara Membuat aku marah
Telpon kok tak mau bicara.
Lo hallo hallo
Siapa yang disana
Lo hallo hallo
Kok kamu diam saja.

Ring dering dering Telpon bordering
Bunyi nyaring Membuat sakit Di kuping
Diangkat tak suara Membuat aku marah
Telpon kok tak mau bicara.

Lo hallo hallo
Siapa yang disana
Lo hallo hallo
Kok kamu diam saja.

Hei hei hei
Jangan main telpon
Bicaralah bila kamu mau bicara

Hei hei hei
Jangan main telpon
Kalau cuma untuk Gangguin orang saja.

Hei hei hei
Jangan main telpon
Telepon itu bukan tuk mainan

Hei hei hei
Jangan main telpon
Apalagi kalau di telepon umum

Hei hei hei
Jangan main telpon
Bicaralah bila kamu mau bicara

Hei hei hei
Jangan main telpon
Kalau cuma untuk Gangguin orang saja.

Hei hei hei
Jangan main telpon
Telepon itu bukan tuk mainan

Hei hei hei
Jangan main telpon
Apalagi kalau di telepon umum.

Kring kring kring.


mp3
Christina Onasis-Rambu Rambu 
Christina Onasis-Istana Bunga
Christina Onasis-Salsa
Christina Onasis-Fantasiku 
Christina Onasis-Boom Boom

Boboho Gilbert-Boboho Masuk Sekolah

Bang abang abang bajaj
Anterin boboho sekolah
Sudah jam tujuh
Nanti boho terlambat

Janganlah Terlambat.

Bang abang abang bajaj
Cepetan agar dikebut (tenang aja)
Nanti boho terlambat
Bu guru marah-marah.

Reff:
Boboho masuk sekolah
Cari ilmu biar pintar
Kalau gede jadi presiden

Boboho masuk sekolah
Cari ilmu biar pintar
Kalau gede jadi presiden.
Bang abang abang bajaj
Anterin boboho sekolah
Sudah jam tujuh
Nanti boho terlambat.

Boboho masuk sekolah
Cari ilmu biar pintar
Kalau gede jadi presiden

Yok ayo kawan semua
Jangan malas ayo belajar
Kalau gede banyak ilmunya.

Yok ayo kawan semua
Yok kita masuk sekolah
Jangan malas rajin belajar

Biar pintar,biar pintar

Yok ayo kawan semua
Perangi kebodohan
Jangan malas masuk sekolah.

Nana Chairul-Seikat Lima Ribu

Mak inem jualan bayem (yem)
Seikatnya lima ribu
Yang beli pada melotot (tot)
Mak inem semakin repot.

Kemahalan kemahalan
Kemahalan yo kemahalan.

Pak Entong Jualan singkong ( kong)
Seikatnya lima ribu
Yang beli pada melompong (pong)
Pak entong semakin Ompong.

Kemahalan kemahalan
Kemahalan yo kemahalan.

Reff:
Doakan bapak tani
Sawah ladangnya subur
Kalau di desa subur
Di kota bisa makmur.

Lay lay lay lay lay lay lay
Lay lay lay lay lay lay
Lay lay lay lay lay lay lay
Lay lay lay lay lay lay.

Pak amat jualan tomat (mat)
Seikatnya lima ribu
Yang beli teriak tobat (bat)
Pak amat kok mahal amat.

Kemahalan kemahalan
Kemahalan yo kemahalan.

Si babe jualan sate (te)
Setusuknya lima ribu
Yang beli bilang duile (le)
Ntu sate segede ape

Kemahalan kemahalan
Kemahalan yo kemahalan.

Doakan bapak tani
Sawah ladangnya subur
Kalau di desa subur
Di kota bisa makmur.

Lay lay lay lay lay lay lay
Lay lay lay lay lay lay
Lay lay lay lay lay lay lay
Lay lay lay lay lay lay.

Mak inem jualan bayem (yem)
Seikatnya lima ribu
Yang beli pada melotot (tot)
Mak inem semakin repot.

Kemahalan kemahalan
Kemahalan yo kemahalan.

Kemahalan kemahalan
Kemahalan yo kemahalan.

Kemahalan kemahalan
Dagangannya yo kemahalan.

Sabtu, 08 Oktober 2011

Si Komo-Banjir Lagi

Banjir lagi (Jir!!)
Banjir lagi (Jir!!)
Aduh komo
Bingung lagi.

Gara-gara kita-kita
Buang sampah sembarangan.

Ayo kawan semua
Jaga kebersihan.

Itulah kata Si Komo.

Ayo kawan tertib
Menjaga lingkungan.

Kali bersih tidak banjir lagi.

Banjir lagi (Jir!!)
Banjir lagi (Jir!!)
Aduh komo
Bingung lagi.

Gara-gara kita-kita
Buang sampah sembarangan.

Ya ya ya.......
Ikuti anjuran Si Komo

Ya ya ya.......
Dengarkanlah kata Si Komo

Banjir lagi (Jir!!)
Banjir lagi (Jir!!)
Aduh komo
Bingung lagi.

Gara-gara kita-kita
Buang sampah sembarangan.

Ayo kawan semua
Jaga kebersihan.

Itulah kata Si Komo.

Ayo kawan tertib
Menjaga lingkungan.

Kali bersih tidak banjir lagi.

Banjir lagi (Jir!!)
Banjir lagi (Jir!!)
Aduh komo
Bingung lagi.

Gara-gara kita-kita
Buang sampah sembarangan.

Ya ya ya.......
Ikuti anjuran Si Komo

Ya ya ya.......
Dengarkanlah kata Si Komo

Ya ya ya.......
Ikuti anjuran Si Komo

Ya ya ya.......
Dengarkanlah kata Si Komo
Dengarkanlah kata Si Komo
Dengarkanlah kata Si Komo

Leonie Dan Laila Sari-Keripik Singkong

Keripik singkong keripik singkong
Leonie paling doyan
Keripik singkong keripik singkong
Enak gurih rasanya
Keripik singkong keripik singkong
Makanan asli Indonesia
Siapa pun sudah mencoba
Makan keripik singkong.

Kalau mama papa kakak adik semua
Sama-sama makan keripik singkong
Suasana rumah sungguh sangat ramainya
Plok plak plok plak suaranya.

Cuma kakek nenek yang tersenyum-senyum
Melihat keripik singkong
Memang kakek nenek tidak doyan itu
Karena giginya ompong

Winona-Bulan Purnama

Wayo konco dolanan ning jaba
Padang bulan padange koyo rino
he rembulane hang ngawe awe
ngelingake ojo podho turu sore
E nak tenan.

Bulan bulan bulan bulan
Sini sini dong kemari ye a
Bulan bulan bulan bulan
Main mainlah kesini ye a

Sambil gandeng tangan
Ayo kita bikin lingkaran
(Lingkaran lingkaran
Ayo bikin lingkaran)

Sorong kanan sorong kiri
Ayo kita menari
(menari menari
Ayo menari nari)
Yok kita menari
Sorong kanan sorong kiri
Ayo sorong kanan kiri
We a a aw.

Bulan bulan bulan bulan
Sini sini dong kemari ye a
Bulan bulan bulan bulan
Main mainlah kesini ye a

Sambil gandeng tangan
Ayo kita bikin lingkaran
(Lingkaran lingkaran
Ayo bikin lingkaran)

Sorong kanan sorong kiri
Ayo kita menari
(menari menari
Ayo menari nari).

Ye yo yo ye oo
Ye yo yo ye oo

Hu hu hu hu
Hura hura hura
Hu hu hu yo nyanyi bersama.

Hu hu hu hu
Hura hura hura
Hu hu hu yo nari bersama
Dibawah terang bulan

Bulan bulan bulan ha hey.

Bulan bulan bulan bulan
Sini sini dong kemari ye a
Bulan bulan bulan bulan
Main mainlah kesini ye a

Sambil gandeng tangan
Ayo kita bikin lingkaran
(Lingkaran lingkaran
Ayo bikin lingkaran)

Sorong kanan sorong kiri
Ayo kita menari
(menari menari
Ayo menari nari)

Ye yo yo ye oo
Ye yo yo ye oo

Hu hu hu hu
Hura hura hura
Hu hu hu yo nyanyi bersama.

Hu hu hu hu
Hura hura hura
Hu hu hu yo nari bersama
Dibawah terang bulan.

Ryan Duta-Anak Lelaki

O e olala
O ya olala.

Anak lelaki Jangan cengeng
jadi anak laki-laki
Jangan cengeng jangan cengeng.

Anak lelaki jangan loyo
Jadi anak laki laki
Jangan loyo,jangan loyo.

Anak lelaki harus tegar
Jadi anak laki-laki
Harus tegar,harus tegar.

Seperti abri,gagah berani.

O e olala
O ya olala.

Kakekku nenekku
Dul u bilang begitu
Kakakku adikku
Semua dapat nasehat

lelaki haruslah
Tabah dan bijaksana
Sekarang kita masih kecil

O e lihatlah besar nanti.

lalalalalalalalala
lalalalalalalalala
lalalalalalalalala
lalalalalalalalala
lalalalalalalalala
lalalalalalalalala
lalalalalalalalala
lalalalalalalalala

Anak Lelaki Jangan sombong
Jadi anak laki-laki,
Jangan sombong jangan sombong.

Anak lelaki Jangan bohong
Jadi anak laki-laki
Jangan bohong jangan bohong.

Anak lelaki harus jujur
Jadi anak laki-laki
Harus jujur harus jujur.

Seperti abri pantang mundur.

O e olala
O ya olala

Kakekku nenekku
Dul u bilang begitu
Kakakku adikku
Semua dapat nasehat

lelaki haruslah
Tabah dan bijaksana
Sekarang kita masih kecil
O e lihatlah besar nanti.

Anak lelaki Jangan cengeng
jadi anak laki-laki
Jangan cengeng jangan cengeng.

Anak lelaki jangan loyo
Jadi anak laki laki
Jangan loyo,jangan loyo.

Anak lelaki harus tegar
Jadi anak laki-laki
Harus tegar,harus tegar.

Seperti abri,gagah berani.

Kakekku nenekku
Dulu bilang begitu
Kakakku adikku
Semua dapat nasehat.

lelaki haruslah
Tabah dan bijaksana
Sekarang kita masih kecil

O e lihatlah besar nanti.

lelaki haruslah
Tabah dan bijaksana.

lelaki haruslah
Tabah dan bijaksana.

Kakekku nenekku
Dulu bilang begitu
Kakakku adikku
Semua dapat nasehat.

lelaki haruslah
Tagah dan bijaksana.

lelaki haruslah
Tagah dan bijaksana.